Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Klarifikasi Warga Bleboh, Tumpahan Cairan di Jalan Bukan Minyak Mentah, Melainkan Oli Bekas


LNN||BLORA – Munculnya tumpahan cairan misterius di jalan Desa Bleboh, Kabupaten Blora, yang sempat menjadi perbincangan hangat warganet dan media beberapa waktu lalu, kini mendapat klarifikasi dari warga setempat. Sejumlah warga menegaskan bahwa cairan tersebut bukanlah hasil olahan minyak mentah ilegal, melainkan limbah oli bekas.

Seorang warga Desa Bleboh yang meminta identitasnya dirahasiakan menjelaskan kepada Lintang Nusantara News bahwa isu yang beredar sebelumnya kurang tepat.

"Itu tumpahan oli bekas, Mas, bukan minyak mentah," ungkap warga tersebut saat dikonfirmasi, beberapa waktu lalu.

Klarifikasi ini juga datang dari JN, sosok yang sebelumnya disebut-sebut memiliki keterlibatan dalam aktivitas pengolahan minyak di desa tersebut. JN membantah keras tuduhan bahwa ia memiliki pangkalan atau terlibat dalam kegiatan pengolahan minyak tanah ilegal.

"Saya tidak punya pangkalan dan juga tidak ikut dalam kegiatan pengolahan itu. Pemberitaan yang menyebut saya terlibat, apalagi sampai disebut membekingi kegiatan tersebut, itu tidak benar," tegas JN dengan nada serius.

JN berharap agar pemberitaan ke depan dapat lebih berimbang dan didasarkan pada fakta lapangan yang telah dikonfirmasi. Hal ini dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman yang berkepanjangan di tengah masyarakat.


Di tempat terpisah, sejumlah warga lainnya menyayangkan adanya pemberitaan yang dinilai miring terhadap aktivitas di desa mereka. Menurut mereka, aktivitas tersebut justru memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

"Dengan adanya kegiatan ini sebenarnya cukup membantu perekonomian warga setempat, Mas. Tapi kalau diberitakan miring seperti itu, sama saja mematikan perekonomian warga. Kami saja dari kegiatan ini juga cukup untuk makan sehari-hari," tambah seorang warga lain yang juga enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, klarifikasi dari warga dan pihak terkait disampaikan sebagai bentuk hak jawab atas informasi yang sebelumnya beredar luas. Redaksi Lintang Nusantara News tetap membuka ruang bagi pihak-pihak lain untuk memberikan keterangan atau tanggapan guna memenuhi prinsip jurnalisme yang berimbang dan akurat.

(LNN/Red)
Lebih baru Lebih lama