LINTANG NUSANTARA NEWS

Berita: 60 Tahun Bertahan, Ini Rahasia Pikiran Rakyat Tetap Dipercaya di Era Modern


BANDUNG – Harian Pikiran Rakyat genap berusia 60 tahun pada Selasa, 24 Maret 2026. Enam dekade perjalanan ini menjadi bukti bahwa media cetak masih mampu bertahan di tengah derasnya arus disrupsi digital. 
Di tengah perubahan perilaku pembaca dan dominasi platform digital, Pikiran Rakyat tidak hanya bertahan, tetapi juga terus beradaptasi. Transformasi dari media konvensional menuju platform digital dilakukan tanpa meninggalkan jati diri sebagai media yang mengedepankan kualitas jurnalistik. 

Sejak pertama kali terbit pada 24 Maret 1966, Pikiran Rakyat mengusung prinsip “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.” Nilai ini menjadi fondasi utama yang menjaga kedekatan emosional dengan pembaca sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap media tersebut. 

Perjalanan panjang ini tidak lepas dari peran para tokoh penting yang menjadi pilar utama. Sosok seperti Sakti Alamsyah sebagai pimpinan pertama, kemudian Atang Ruswita, hingga Syafik Umar, menjadi figur sentral yang menjaga arah dan idealisme media sejak awal berdiri. 

Memasuki usia ke-60, tantangan yang dihadapi semakin kompleks. Bukan hanya soal persaingan, tetapi juga banjir informasi yang belum tentu terverifikasi. Dalam situasi ini, Pikiran Rakyat menegaskan bahwa kunci utama untuk tetap bertahan adalah menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik. 

Selain itu, langkah adaptasi terus dilakukan melalui integrasi digital, penguatan konten multimedia, serta pendekatan kepada generasi muda agar tetap relevan di era modern. 


Peringatan 60 tahun ini juga ditandai dengan terbitnya edisi spesial yang mengulas perjalanan sejarah, tokoh perintis, serta arah masa depan media. Momentum ini tidak hanya menjadi refleksi perjalanan redaksi, tetapi juga bentuk apresiasi kepada pembaca yang setia selama puluhan tahun. 

Di tengah derasnya arus informasi, Pikiran Rakyat memilih tetap menjadi media yang mengutamakan akurasi dan tanggung jawab. Tidak selalu menjadi yang tercepat, namun tetap menjadi yang dapat dipercaya.
Pikiran Rakyat Jatim

(Red)
Lebih baru Lebih lama