BLORA | LNN – Menyikapi pemberitaan yang sempat beredar terkait adanya tumpahan cairan di jalan wilayah Desa Bleboh, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, sejumlah warga memberikan klarifikasi bahwa cairan tersebut bukanlah minyak mentah sebagaimana yang sempat menjadi perhatian publik.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menjelaskan bahwa cairan yang tumpah di jalan tersebut merupakan limbah oli bekas dan bukan hasil tumpahan minyak mentah.
"Itu tumpahan oli bekas, bukan minyak mentah," ungkapnya kepada awak media.
Selain itu, JN, yang sebelumnya disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas pengolahan minyak di wilayah tersebut, turut memberikan klarifikasi. Ia membantah tudingan yang menyebut dirinya memiliki pangkalan maupun terlibat dalam kegiatan pengolahan minyak sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.
"Saya tidak memiliki pangkalan dan tidak ikut dalam kegiatan pengolahan tersebut. Informasi yang menyebut saya terlibat, apalagi sampai disebut membekingi kegiatan itu, tidak benar," tegas JN.
Menurutnya, setiap informasi yang disampaikan kepada publik seharusnya melalui proses konfirmasi kepada seluruh pihak terkait agar pemberitaan tetap berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Di tempat terpisah, beberapa warga Desa Bleboh juga menyampaikan pandangan mereka terkait pemberitaan yang muncul beberapa waktu lalu. Mereka menilai aktivitas yang berlangsung di wilayah tersebut telah memberikan dampak ekonomi bagi sebagian masyarakat setempat.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa keberadaan aktivitas tersebut turut membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari warga.
"Kegiatan ini cukup membantu perekonomian warga. Banyak masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Kami berharap informasi yang disampaikan kepada masyarakat bisa lebih berimbang," ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, klarifikasi dari warga maupun JN disampaikan sebagai bentuk hak jawab atas informasi yang sebelumnya beredar. Redaksi tetap membuka ruang bagi seluruh pihak untuk memberikan tanggapan atau keterangan tambahan sesuai dengan prinsip jurnalistik yang berimbang dan mengedepankan verifikasi informasi.
(Tim LNN)