Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Unik Dan Lucu Anak-anak Jadi Pembuka Langen Tayub di Sedekah Bumi Punden Mbok Dewi Sri


TUBAN || LNN – Pemandangan unik tersaji dalam Gebyar Seni Langen Tayub pada rangkaian Sedekah Bumi di Dusun Krasaan, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jumat (24/4/2026).

   Berbeda dari biasanya, pertunjukan tradisional tersebut justru diawali oleh anak-anak yang tampil sebagai pengibing. Warga setempat menyebut mereka sebagai bocah angonan.

   Pantauan di lokasi, dari empat waranggono (sinden) yang tampil, terdapat enam anak yang dengan lincah menari sambil berselendang layaknya penari dewasa. 

   Tingkah polos namun percaya diri mereka pun mengundang gelak tawa ratusan penonton yang memadati area pesarehan Mbah Dewi Sri.

   Panitia acara, Warnadi, menjelaskan bahwa penampilan anak-anak tersebut memang menjadi bagian dari tradisi turun-temurun dalam sedekah bumi.

   “Ini sudah menjadi tradisi. Setiap gebyar langen tayub, yang pertama menjadi pengibing adalah anak-anak,” ujarnya.

   Ia menambahkan, anak-anak yang rata-rata berusia sekitar 10 tahun itu diberi kesempatan tampil selama kurang lebih 30 menit untuk mendampingi sinden sebelum digantikan oleh penari dewasa.

   Menariknya, usai tampil, para bocah tersebut juga mendapatkan uang saku sebagai bentuk apresiasi.

   “Setelah selesai, mereka diberi uang Rp. 5.000 - Rp10.000 per anak,” tambahnya.

   Diketahui, Gebyar Seni Langen Tayub ini mulai digelar sejak pukul 14.00 WIB dan akan berlangsung hingga dini hari menjelang subuh.

   Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sarana pelestarian budaya lokal yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

LNN

Lebih baru Lebih lama