TUBAN || LNN - Tradisi yang telah berlangsung turun-temurun ini rutin dilaksanakan setiap satu tahun sekali, tepat pada Jumat Legi. Rangkaian kegiatan diawali dengan sukuran atau bancakan, kemudian dilanjutkan dengan gebyar seni langen tayub yang menjadi bagian tak terpisahkan dari acara.
Acara Dimulai Dengan Kirab yang di berangkatkan Dari Halaman Kediaman Rumah Kades, menuju Pesarean Mbok Dewi Sri dengan Membawa Aneka Hasil Panen Yang di bawa Oleh Masyarakat.
Kirab Di ikuti oleh Kepala Desa Kumpulrejo beserta Perangkat Desa, Forpimcam Parengan, Camat, Kapolsek, Danramil, dan Diikuti Ratusan Warga Masyarakat Desa Kumpulrejo.
Dalam sambutannya Darmadin Noor, S.STP selaku Camat Parengan, mengapresiasi Kegiatan prosesi sedekah Bumi Di Desa Kumpulrejo yang ada Di Pesarean Mbok Dewi Sri.
“Dalam Kegiatan Ini intinya Mensyukuri apa Yang sudah diberikan Oleh Allah Swt, kita wajib Bersyukur, dan selain itu juga Dalam Kegiatan ini diharapkan Untuk Menjalin Tali Silaturohmi Antar Pemerintah Desa Dan Sesama Masyarakat Desa Kumpulrejo, Ujar Camat Dalam Sambutannya.
Setelah Dibacakan Do’a Gunungan Di perebutkan Oleh Warga Masyarakat Desa Kumpulrejo Yang Hadir Di Punden Mbok Dewi Sri.
Tradisi Sedekah Bumi ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya lokal serta mempererat kebersamaan warga.
Acara Grebek Gunungan Berjalan Lancar dan Akan dihibur Oleh Langen Tayub Mulai jam 2 Siang Hingga Tengah Malam.
Redsksi: LNN