Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersiap melakukan “gebrakan” pembangunan di tahun 2026. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 8 proyek strategis disiapkan dengan total anggaran fantastis mencapai sekitar Rp1,753 miliar (Rp1,7 triliun).
Langkah ini digadang-gadang akan mengubah wajah kota menjadi lebih modern, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Proyek Besar yang Disiapkan
Sejumlah proyek yang masuk kategori strategis tersebut berfokus pada penataan kota, ruang publik, hingga penguatan sektor ekonomi. Di antaranya:
Revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro menjadi bangunan multifungsi
Rehabilitasi alun-alun kota agar lebih representatif
Penataan dan pengembangan Taman Rajekwesi
Pembangunan taman perbatasan sebagai ikon wilayah
Penguatan infrastruktur penunjang kawasan perkotaan
Proyek-proyek ini dirancang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Bahkan, konsep pasar kota ke depan akan dibuat multi fungsi (semi modern), tidak sekadar tempat jual beli.
Anggaran Jumbo, Harapan Besar
Dengan nilai mencapai Rp1,7 triliun, proyek ini menjadi salah satu program pembangunan paling ambisius di Bojonegoro dalam beberapa tahun terakhir.
Pemkab menargetkan:
Kota lebih tertata dan modern
Ruang publik lebih nyaman
Ekonomi lokal meningkat
Ikon baru kota bermunculan
Konsep pembangunan juga diarahkan agar tetap seimbang antara estetika dan kebutuhan masyarakat.
Tantangan dan Sorotan
Di balik ambisi besar ini, muncul juga catatan penting. Sebelumnya, sejumlah proyek infrastruktur di Bojonegoro sempat disorot karena:
Progres lambat
Kualitas pekerjaan dipertanyakan
Pengawasan anggaran dinilai perlu diperketat
Pemkab pun dituntut lebih transparan dan tepat sasaran agar anggaran besar ini benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Kesimpulan:
Program 8 proyek strategis ini bisa jadi momentum besar perubahan Bojonegoro. Namun dengan anggaran triliunan, publik tentu berharap:
Bukan sekadar megah di atas kertas
Tapi nyata manfaatnya di lapangan
Kalau tidak dikawal serius, proyek besar justru berpotensi jadi sorotan baru.
Red.LNN