BOJONEGORO – Tim DEWA (Desa Waspada Kebakaran) Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, menggelar simulasi penanganan kebakaran yang dipadukan dengan aksi pembersihan jaringan pipa air bersih milik BUMDes Karya Sejahtera. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara kesiapsiagaan bencana dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat.
Simulasi dilakukan untuk menguji kesiapan personel beserta kelengkapan peralatan pemadam kebakaran. Di saat yang sama, tekanan air dari armada pemadam dimanfaatkan untuk membersihkan endapan kerak yang menghambat aliran pada jaringan pipa distribusi air bersih menuju rumah-rumah warga.
Kolaborasi antara Tim DEWA dan BUMDes Karya Sejahtera tersebut dinilai memberikan manfaat ganda. Selain meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi potensi kebakaran, kegiatan ini juga membantu menjaga kualitas dan kelancaran distribusi air bersih kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Tim DEWA melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan anggota, fungsi peralatan, serta prosedur penanganan kebakaran agar seluruh personel tetap siap menghadapi situasi darurat sewaktu-waktu.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Trucuk, Sunoko, S.Sos., SH., N.LP, didampingi Kepala Dusun Trucuk Sukri dan Kepala Dusun Kedung Lestiyo Budi. Dari BUMDes Karya Sejahtera hadir Kepala Unit Air Bersih Hadi Susilo bersama Warsito dan Deni.
Kepala Desa Trucuk, Sunoko, mengatakan keberadaan Tim DEWA merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan kebakaran berbasis desa. Menurutnya, kolaborasi dengan BUMDes membuktikan bahwa fasilitas yang dimiliki desa dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak swasta guna melengkapi kebutuhan hydrant serta peralatan pemadam lainnya sehingga kapasitas Tim DEWA dapat terus ditingkatkan.
"Dengan tambahan hydrant dan peralatan pendukung, kami optimistis Tim DEWA Desa Trucuk akan semakin siap memberikan respons cepat saat terjadi kebakaran maupun mendukung berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Sunoko.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Trucuk berharap budaya kesiapsiagaan terhadap bencana semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat pelayanan dasar melalui pengelolaan air bersih yang lebih optimal.Berita ini telah disusun dengan gaya pemberitaan LintangNusantara.id yang lebih lugas, informatif, dan menonjolkan nilai kolaborasi serta kepentingan publik.
(Red)
Tags:
peristiwa