LNN||BOJONEGORO – Kelompok Tani (Poktan) Sumber Makmur bersama Sub P3A Dusun Kendal, Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan Wiwit Massal dan Panen Raya pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sektor pertanian lokal serta mempererat sinergi antarstakeholder dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto, S.T., Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Hj. Sri Wahyuni, S.Kep., serta Anggota DPRD Bojonegoro Syukur Priyanto. Turut hadir pula Camat Sukosewu Alit, Kepala Desa Sidodadi, Kapolsek Sukosewu, jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh anggota kelompok tani setempat.
Simbolisme Panen dan Apresiasi Sinergi
Rangkaian acara dibuka dengan prosesi panen raya secara simbolis menggunakan alat mesin pertanian (combine harvester). Aksi simbolis ini dilakukan langsung oleh Dandim 0813 Bojonegoro, Wakil Ketua DPRD Jatim, dan Anggota DPRD Bojonegoro sebagai bentuk dukungan nyata terhadap petani.
Dalam sambutannya, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan panen di Desa Sidodadi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian. "Sinergi ini krusial untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga," ujarnya.
Komitmen Kelancaran Distribusi Pupuk
Menanggapi aspirasi petani terkait kendala sarana produksi, Anggota DPRD Bojonegoro, Syukur Priyanto, memberikan komitmen konkret. Ia berjanji akan terus mengawal dan mengusahakan kelancaran distribusi pupuk agar kebutuhan petani untuk musim tanam mendatang dapat terpenuhi dengan baik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban petani dan meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.
Meriahkan dengan Budaya Lokal
Usai prosesi panen, suasana acara semakin akrab dengan sajian budaya lokal. Hiburan berupa kesenian Klenengan dengan iringan lagu "Lumbung Deso" disajikan untuk menghibur para hadirin. Acara ramah tamah kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan seni Langen Tayub sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh nuansa kekeluargaan hingga berakhir pada pukul 10.30 WIB. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lain di wilayah Bojonegoro untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
warta: moch ali
Tags:
Tni