Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Tepis Isu Miring, Penambang Wonocolo Akui Terbantu dengan Skema Distribusi Minyak PT BBS


BOJONEGORO || LNN  – Aktivitas pengangkutan minyak mentah dari sumur rakyat di kawasan Wonocolo, Kabupaten Bojonegoro, terus berjalan.

Kali ini, minyak hasil produksi tersebut dikirim oleh PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) menuju Pertamina Field 4 Cepu.

Minyak yang diambil dari sumur-sumur tradisional di Wonocolo itu dihargai sebesar Rp6.391,96 per liter.

Harga tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pihak pengelola dan kelompok penambang setempat.

Ketua Kelompok Penambang Wilayah D, Kurniawan, saat dikonfirmasi media ini menyampaikan bahwa para penambang tidak mempermasalahkan harga yang telah ditetapkan.

Bahkan, menurutnya, skema pembelian tersebut justru memberikan dampak positif bagi para penambang rakyat.

“Kami tidak keberatan dengan harga yang sudah disepakati. Justru dengan adanya kerja sama ini, para penambang merasa terbantu karena ada kepastian penyerapan hasil produksi,” ujarnya.

Ditambahkan Oleh Kurniawan Bahwasanya Beredar Berita Miring Terkait PT. BBS, Itu sangat lah Tidak Benar, Karena Selama Ini Yang PT. BBS Lakukan Adalah Membantu Para Penambang.

Keberadaan skema kerja sama antara BBS dan pihak Pertamina ini dinilai mampu memberikan kepastian pasar bagi minyak hasil tambang tradisional, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Wonocolo.

Selain itu, distribusi minyak ke Pertamina Field 4 Cepu juga menjadi bagian dari upaya penataan tata kelola minyak sumur tua agar lebih terstruktur, legal, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi daerah.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kesejahteraan para penambang rakyat dapat terus meningkat serta aktivitas penambangan dapat berjalan lebih tertib dan berkelanjutan.
(REDAKSI)
Lebih baru Lebih lama