🔴 Breaking News: Selamat datang di LintangNusantara.com | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Sorotan Tajam di SPBU 54.623.15 Pekuwon: Pengangsu Diduga Bebas Isi BBM Sendiri, Abaikan Petugas



    TUBAN – Operasional SPBU 54.623.15 yang berlokasi di Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, tengah menjadi buah bibir masyarakat setempat. Pasalnya, pelayanan di stasiun pengisian ini dinilai menyimpang dari prosedur resmi karena terkesan membiarkan para "pengangsu" bertindak bebas layaknya pemilik sendiri.


      Bebas Operasikan Nozel Tanpa Petugas

    Berdasarkan keluhan yang berkembang, aktivitas di SPBU 54.623.15 memperlihatkan pemandangan yang tidak lazim. Para pengangsu yang membawa kendaraan modifikasi untuk menimbun BBM terlihat dengan leluasa mengoperasikan nozel pengisian bahan bakar tanpa bantuan atau pengawasan dari operator SPBU.

      Kondisinya seolah tanpa aturan. Para pengangsu mengisi sendiri ke tangki motor mereka seakan-akan petugas di sana tidak ada fungsinya. Ini jelas merusak tatanan pelayanan publik, ungkap salah satu warga yang kerap melintas di jalur tersebut.

       Pelanggaran SOP dan Risiko Keselamatan

    Praktik "self-service" liar di SPBU 54.623.15 ini diduga melanggar beberapa ketentuan krusial,

       Standar Keamanan Pertamina, Pengoperasian alat pengisian oleh warga sipil yang tidak terlatih sangat berisiko memicu percikan api atau kebakaran.

       Lemahnya Pengawasan: Pembiaran oleh petugas SPBU mengindikasikan adanya kelalaian dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan Pertamina.

    Ketimpangan Pelayanan Masyarakat umum yang ingin mengisi BBM merasa terganggu oleh dominasi para pengangsu yang seolah "menguasai" area pompa bensin.

      Desakan Evaluasi Manajemen

    Masyarakat mendesak agar manajemen SPBU 54.623.15 segera melakukan pembenahan internal dan memberikan sanksi tegas kepada petugas yang membiarkan praktik tersebut.

       Warga juga meminta pihak Pertamina serta dinas terkait untuk turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna menertibkan distribusi BBM di wilayah Pekuwon agar tepat sasaran dan sesuai aturan keselamatan.

      Hingga saat ini, pihak pengelola SPBU 54.623.15 belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan pembiaran pengangsu yang melakukan pengisian secara mandiri tersebut.

        Berita ini dibuat berdasarkan laporan keresahan masyarakat mengenai ketertiban dan keselamatan di fasilitas pengisian bahan bakar umum.


    Redaksi// LNN

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال