Sebagai bagian dari rangkaian acara, pengunjung disuguhkan hiburan kesenian tradisional yang kental nuansa Jawa. Tampil memukau dalam acara tersebut adalah dua waranggono kondang, Nyi Yasmi dan Nyi Tika, yang membawakan tembang-tembang macapat dengan apik. Selain itu, penampilan seni tari juga turut memeriahkan suasana, salah satunya dipersembahkan oleh Bapak Sudarko yang menampilkan kepiawaiannya dalam gerak tari tradisional.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga generasi muda, menegaskan bahwa sedekah bumi bukan sekadar ritual syukur atas hasil panen, tetapi juga momen perekat sosial dan identitas budaya warga Temayang.
Hingga pukul 11.30 WIB, kondisi lapangan terpantau kondusif. Panitia penyelenggara bersama aparat keamanan setempat terus memantau jalannya acara untuk memastikan kenyamanan seluruh peserta yang hadir.
(H Ali// Reporter/Media LNN)