JAKARTA || LNN – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI-P) secara resmi menetapkan lokasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) VI. Berdasarkan koordinasi terbaru, ajang akbar lima tahunan ini akan dipusatkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Selasa hingga Kamis, 21-23 Juli 2026.
Keputusan ini dikukuhkan setelah kunjungan langsung Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed, yang disambut hangat oleh Bapak Idris selaku perwakilan UPT Asrama Haji Pondok Gede, Kementerian Agama dan Umrah RI, pada Sabtu (11/4).
Visi besar integrasi dan kolaborasi
Munas VI kali ini mengusung tema besar yang selaras dengan arah kebijakan nasional.
"Gerakan Pasar Rakyat, Integrasi dan Kolaborasi Pedagang Kaki Lima - Usaha Mikro dan Kecil Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8% Presiden Prabowo Subianto"
Tema ini menegaskan komitmen APKLI-P untuk menjadi lokomotif penggerak ekonomi arus bawah. Dengan mengintegrasikan PKL dan pelaku usaha mikro ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih modern, APKLI-P optimis target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% dapat tercapai melalui kekuatan sektor rakyat.
Kesiapan Panitia Penyelenggara
Dalam kunjungan lokasi tersebut, dr. Ali Mahsun didampingi oleh jajaran teras Organizing Committee (OC) Munas VI untuk memastikan kesiapan teknis dan akomodasi, di antaranya,
Meihadir Ahmad, SH (Ketua OC / Waketum)
M. Hatta (Wakil Ketua OC / Ketua DPP)
Tri Timbul Prasubakti (Sekretaris OC / Wasekjen OKK)
Hadi Setiono (Ketua OC Daerah / Ketua DPW DKI Jakarta)
Harapan untuk Negeri
Penyelenggaraan Munas VI di Jakarta ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal organisasi, tetapi juga melahirkan terobosan strategis bagi. kesejahteraan PKL dan UMKM di seluruh pelosok tanah air.
"Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan kemanfaatan nyata bagi para pedagang, rakyat, serta bangsa dan negara Indonesia. Amin ya rabbal alamin," pungkas perwakilan delegasi APKLI-P.
DPP APKLI-P (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia)
Jakarta, Indonesia
Redaksi//LNN