LINTANG NUSANTARA NEWS

Predator Anak di Karanggayam Menghantui, Korban Bertambah Jadi 13 Anak!


KEBUMEN – Kasus asusila yang mengguncang wilayah Karanggayam, Kebumen, memasuki babak baru yang semakin memprihatinkan. 

Tim penyidik Polres Kebumen melaporkan adanya lonjakan jumlah korban dalam kasus pencabulan anak di bawah umur yang tengah ditangani secara intensif.

Berdasarkan pengembangan penyelidikan terbaru per 1 April 2026, jumlah anak yang menjadi korban tindakan bejat pelaku kini telah mencapai 13 orang. Angka ini meningkat signifikan dari laporan awal, memicu kekhawatiran mendalam di kalangan orang tua dan masyarakat setempat.

Polisi Gerak Cepat, Penanganan Diperluas
Kapolres Kebumen menyatakan bahwa pihak kepolisian tidak hanya fokus pada pengejaran dan pemberkasan tersangka, tetapi juga memprioritaskan perlindungan saksi dan korban. Berikut adalah langkah-langkah intensif yang diambil:
Pemeriksaan Maraton: Penyidik Satreskrim terus menggali keterangan dari para saksi dan korban baru untuk melengkapi alat bukti.

Pendampingan Psikologis:
 Mengingat dampak trauma yang berat, Polres Kebumen bekerja sama dengan dinas terkait untuk memberikan trauma healing bagi seluruh korban.

Posko Pengaduan: Polisi mengimbau warga yang merasa anaknya menjadi korban namun belum melapor untuk segera bersuara demi keadilan.

Kecaman dari Berbagai Pihak
Kasus ini menuai sorotan tajam dari aktivis perlindungan anak di Jawa Tengah. 

Luasnya skala korban menunjukkan adanya pola yang dilakukan pelaku dalam kurun waktu tertentu tanpa terdeteksi. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akar-akarnya agar pelaku mendapatkan hukuman maksimal sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak.
Red.
Lebih baru Lebih lama