Dalam sebuah diskusi, Alfie Akhmad menyoroti bahwa para Kepala Desa (Kades) merasa dikesampingkan dalam proses pembangunan fasilitas vital tersebut di wilayah mereka.
Poin Utama Keluhan,yaitu.
Kurangnya Koordinasi Pihak desa merasa tidak dilibatkan secara aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan gedung KDMP.
Dampak di Daerah ialah ninimnya pelibatan ini dikhawatirkan membuat fungsi gedung tidak maksimal karena tidak sesuai dengan kebutuhan spesifik masyarakat desa setempat.
Transparansi itu muncul dorongan agar instansi terkait lebih terbuka dan menjalin komunikasi yang lebih intens dengan aparatur desa sebagai pemangku wilayah.
Sumber Visual/priangan.com (Alfie Akhmad)
Redaksi//LNN