BLORA || LNN– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melakukan langkah progresif dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dengan menitikberatkan pada penguatan akurasi data berbasis desa. Tak tanggung-tanggung, sekitar 11.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Blora akan diterjunkan langsung untuk memastikan data di lapangan benar-benar valid.
Bupati Blora, H. Arief Rohman, menegaskan bahwa validitas data merupakan instrumen paling vital dalam merumuskan kebijakan yang efektif. Ia menginginkan agar intervensi program pemerintah ke depan tidak lagi salah sasaran.
“Nantinya akan kita formulasikan agar ASN terlibat dalam pendataan. Tujuannya jelas, agar data kemiskinan dan pengangguran benar-benar presisi, sesuai dengan realitas di lapangan,” tegas Bupati Arief saat pencanangan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 di Ruang Pertemuan Setda Blora, Selasa (21/4/2026).
Tren Positif Penurunan Kemiskinan
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Blora sebenarnya menunjukkan tren penurunan kemiskinan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir adalah,
2023(11,49 persen)
2024(11,42 persen)
2025 (10,58 persen)
Secara kuantitas, jumlah penduduk miskin juga mengalami penyusutan signifikan, dari 99,14 ribu jiwa pada tahun 2024 menjadi 92,01 ribu jiwa pada tahun 2025. Meski grafik menunjukkan perbaikan, Bupati menilai langkah konkret tetap harus diperkuat melalui sinergi ASN dan perangkat desa.
Program Desa Cantik 2026 ini dirancang dengan lini masa yang terukur guna menghasilkan basis data yang dapat dipertanggungjawabkan yaitu.
Maret 2026: Pelatihan tenaga pembina.
1 Mei – 31 Juli 2026: Tahap pendataan lapangan secara serentak.
Agustus – September 2026: Tahap penilaian dan verifikasi.
Sebagai proyek percontohan (pilot project), Pemkab Blora telah menunjuk tiga desa yang akan mengawali implementasi ini, yakni Desa Kapuan (Kecamatan Cepu), Desa Gayam (Kecamatan Bogorejo), dan Desa Bogowanti (Kecamatan Ngawen).
Melalui keterlibatan belasan ribu ASN ini, Pemkab Blora optimis upaya penanggulangan kemiskinan akan berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Blora secara luas.
Sumber:(NAR)
EDT: Redaksi LNN(pakto)