Bojonegoro 21 Maret 2026 LNN – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan tingginya permintaan LPG. Wakil Bupati Nurul Azizah memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG pada Rabu (18/03/2026).
Sidak tersebut turut melibatkan jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro serta aparat dari Polres Bojonegoro. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi LPG berjalan sesuai regulasi serta menjawab keresahan masyarakat di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati tidak hanya mengecek ketersediaan stok, tetapi juga berdialog langsung dengan para pengelola pangkalan. Ia menekankan pentingnya menjaga kelancaran distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah meningkatnya permintaan.
“Alhamdulillah, bersama Polres kami sudah cek langsung kondisi di lapangan, terutama terkait ketersediaan LPG yang saat ini permintaannya cukup tinggi,” ujar Nurul Azizah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa harga jual LPG kepada masyarakat harus tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni di kisaran Rp18.000 per tabung. Pemerintah tidak akan mentolerir adanya praktik penjualan di atas harga yang telah ditetapkan.
Menurutnya, stabilitas harga dan distribusi LPG menjadi hal krusial karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna mencegah adanya penyimpangan.
Melalui sidak ini, Pemkab Bojonegoro berharap distribusi LPG dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran, sehingga tidak lagi terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga di tingkat masyarakat.