Bojonegoro 23 maret 2026 LNN– Kondisi memprihatinkan terjadi di jalan utama wilayah Desa Wotan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Tumpukan sampah yang kian menggunung tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga setiap hari.
Ironisnya, persoalan ini bukan baru terjadi. Warga menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius dari pihak terkait. Sampah terus bertambah, menumpuk di tepi jalan utama yang seharusnya menjadi akses vital masyarakat.
Situasi semakin parah saat musim panas, di mana aroma busuk dari sampah menyebar hingga ke permukiman warga. Bahkan, dikhawatirkan tumpukan sampah tersebut dapat menjadi sumber penyakit dan sarang hewan liar yang membahayakan keselamatan.
Menurut informasi yang beredar, upaya konfirmasi kepada dinas terkait pun tidak membuahkan hasil. Pihak dinas disebut belum memberikan respons atas keluhan yang disampaikan, sehingga menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah masyarakat.
Warga pun mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan lingkungan yang terus berulang ini. Apalagi, masalah sampah bukan hanya terjadi di satu titik, melainkan sudah menjadi persoalan umum di beberapa wilayah di Bojonegoro.
“Ini jalan utama, tapi malah seperti tempat pembuangan akhir. Bau, kotor, dan dibiarkan begitu saja,” keluh salah satu warga.
Tak sedikit warga yang berharap adanya tindakan nyata, bukan sekadar wacana. Mereka mendesak agar pemerintah segera turun tangan, membersihkan tumpukan sampah, serta menata sistem pengelolaan limbah agar kejadian serupa tidak terus terulang.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan berdampak lebih luas, mulai dari gangguan kesehatan masyarakat hingga menurunnya kualitas lingkungan dan citra daerah.
Kini, masyarakat hanya bisa menunggu—apakah pemerintah akan benar-benar hadir, atau justru kembali abai di tengah persoalan yang semakin mengkhawatirkan ini.
Redaksi: Lnn