LINTANG NUSANTARA NEWS

Petani Muda Temayang Kembali Garap Lahan Hutan Usai Lebaran.

BOJONEGORO 22 maret 2026 LNN— Suasana Idul Fitri yang masih terasa bagi sebagian masyarakat, tidak berlaku lama bagi para petani di pelosok desa. Di wilayah Sampang, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, 


Kabupaten Bojonegoro, para petani muda justru kembali turun ke lahan hutan tak lama setelah merayakan hari kemenangan.

Bagi mereka, Lebaran hanyalah jeda singkat untuk bersilaturahmi, sebelum kembali melanjutkan aktivitas utama sebagai pejuang pangan. Usai hari raya, aktivitas pertanian di kawasan hutan kembali menggeliat. Para petani mulai merawat tanaman demi menjaga produktivitas di tengah berbagai keterbatasan.

Salah satu petani muda setempat yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa mengelola lahan hutan bukan sekadar mencari nafkah, melainkan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi.
“Idul Fitri bagi kami hanya momen singkat untuk berkumpul dengan keluarga. Setelah itu, kami harus kembali ke lahan karena tanggung jawab sudah menanti. Kami berharap pemerintah tidak menutup mata dan bisa hadir memberikan dukungan nyata,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Para petani di wilayah Sampang Buntalan Temayang ini menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah agar sektor pertanian di kawasan hutan dapat berkembang lebih optimal. Beberapa poin yang menjadi perhatian utama di antaranya:

Kemitraan pemasaran yang jelas untuk menjamin penyerapan hasil panen.

Akses sarana produksi, seperti bibit unggul, pupuk terjangkau, dan alat mesin pertanian
Pendampingan teknis, guna memastikan praktik pertanian tetap produktif tanpa merusak ekosistem hutan.

Keterlibatan generasi muda dalam mengelola lahan hutan di Bojonegoro menjadi sinyal positif bagi regenerasi petani di Indonesia. Namun, tanpa dukungan konkret dari pemerintah, potensi tersebut dinilai sulit berkembang secara maksimal.

Masyarakat setempat berharap aspirasi ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui dinas terkait, serta mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

“Semoga harapan kami bisa direspons oleh pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat,” tambahnya penuh harap.

Dengan semangat dan ketekunan para petani muda, lahan hutan di Temayang tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga harapan baru bagi ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan di masa depan.

Redaksi:LNN
Lebih baru Lebih lama