LINTANG NUSANTARA NEWS

Pemkab Bojonegoro Gerak Cepat Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Distribusi Mulai Normal


Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang sempat terjadi di sejumlah wilayah. 

Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM), berbagai langkah strategis langsung dilakukan guna memastikan pasokan kembali stabil.

Plt Kepala Disdagkop UM Bojonegoro, Ahmadi, mengungkapkan bahwa kelangkaan LPG 3 kg dipicu oleh keterlambatan distribusi akibat faktor cuaca buruk. Kondisi tersebut membuat kapal pengangkut LPG tidak dapat bersandar tepat waktu sehingga berdampak pada tersendatnya pasokan di tingkat agen dan pangkalan. 
Meski demikian, situasi kini mulai berangsur membaik. Berdasarkan informasi dari pihak Pertamina, stok LPG telah kembali tersedia di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dan distribusi ke agen hingga pangkalan kembali berjalan normal sejak pertengahan Maret. 

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Bojonegoro juga telah mengajukan tambahan kuota LPG 3 kg kepada Pertamina guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang momen hari besar. Selain itu, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk membeli LPG hanya di pangkalan resmi agar distribusi lebih merata dan tepat sasaran. 

Tak hanya itu, koordinasi lintas instansi terus diperkuat melalui rapat bersama serta pemantauan langsung di lapangan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan maupun kelangkaan di kemudian hari.

Dengan langkah cepat dan terkoordinasi ini, Pemkab Bojonegoro optimistis ketersediaan LPG 3 kg dapat kembali stabil dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Red;
Lebih baru Lebih lama