SAMARINDA, LintangNusantara– Sebanyak 506 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Open Drag Bike Akpol 1990 Dhira Brata Cup Championship 2026 yang digelar di Lapangan Eks Bandara Temindung, Samarinda, Kalimantan Timur, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Ajang tersebut menjadi wadah resmi bagi pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat sekaligus mengampanyekan keselamatan berlalu lintas.
Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari itu mempertandingkan 32 kelas balap, mulai dari kelas utama, supporting, Sunmori Open, kelas lokal Kalimantan Timur, lokal Samarinda–Kutai Kartanegara, hingga kelas Harley dan motor gede (moge).
Ketua Ikatan Alumni Akpol 1990 Dhira Brata yang juga Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang adu kecepatan, tetapi juga sarana membangun budaya tertib berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, semangat balap harus disalurkan di tempat yang tepat, yakni di sirkuit, bukan di jalan raya. Dengan demikian, para penghobi otomotif memiliki ruang yang aman, legal, dan sesuai standar keselamatan untuk mengembangkan kemampuan tanpa membahayakan pengguna jalan lainnya.
Melalui penyelenggaraan Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026, diharapkan lahir pembalap-pembalap berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di ajang yang lebih tinggi.
Selain menjadi kompetisi olahraga otomotif, kegiatan ini juga membawa pesan edukatif bahwa kecepatan memiliki tempatnya sendiri, sedangkan jalan raya merupakan ruang bersama yang harus dijaga demi keselamatan seluruh pengguna jalan.
"Gas di Sirkuit, Tertib di Jalan" menjadi semangat utama kejuaraan ini sebagai upaya mengurangi aksi balap liar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
(Redaksi)
Tags:
Daerah