TUBAN | LintangNusantaraNews.com – Pemerintah Desa Sandingrowo bersama masyarakat menggelar tradisi Sedekah Bumi sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah merintis desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Makam Mbah Buyut Ayu (Pringgo Kusuno), Desa Sandingrowo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, dengan juru kunci makam, Pak Kamid.
Acara dihadiri Kepala Desa Sandingrowo Abu Tholib, tokoh agama, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Abu Tholib mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan tradisi Sedekah Bumi sebagai agenda tahunan desa. Menurutnya, tradisi ini tidak hanya menjadi warisan budaya yang harus dijaga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT serta mengenang jasa para pendahulu yang telah membangun dan merintis Desa Sandingrowo.
"Melalui Sedekah Bumi ini, kami berharap masyarakat tidak pernah melupakan rasa syukur kepada Allah SWT dan selalu menghormati jasa para leluhur yang telah meletakkan dasar berdirinya Desa Sandingrowo. Semoga kegiatan ini terus menjadi tradisi yang membawa keberkahan, mempererat persatuan, serta menjaga kerukunan antarwarga," ujar Abu Tholib.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari sejumlah pihak, kemudian doa dan tahlil bersama di kompleks Makam Mbah Buyut Ayu (Pringgo Kusuno). Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat.
Pelaksanaan Sedekah Bumi berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan gotong royong. Tradisi ini menjadi salah satu bentuk pelestarian nilai-nilai budaya sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga, sehingga diharapkan tetap lestari dan terus diwariskan kepada generasi mendatang.
**LNN**