BOJONEGORIO| LNNews.com – Komitmen Pemerintah Desa Trucuk dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan terus diperkuat. Kepala Desa Trucuk, Sunoko, S.Sos., S.H., N.LP, melakukan kunjungan studi tiru ke TPST 3R Mulyoagung Bersatu, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, yang dikenal sebagai salah satu percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari secara langsung sistem pengelolaan sampah yang mengedepankan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R), sekaligus menggali berbagai inovasi yang telah berhasil diterapkan di TPST Mulyoagung. Keberhasilan pengelolaan tersebut bahkan mengantarkan TPST 3R Mulyoagung masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021.
Kepala Desa Trucuk, Sunoko, mengatakan bahwa pengelolaan sampah yang baik bukan hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara profesional.
"Melalui studi tiru ini, kami ingin belajar langsung mengenai sistem pengelolaan, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai inovasi yang diterapkan di TPST Mulyoagung. Harapannya, pengalaman ini dapat menjadi referensi dalam meningkatkan pengelolaan sampah di Desa Trucuk," ujar Sunoko.
Ia menegaskan, keberhasilan TPST Mulyoagung menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Desa Trucuk berharap dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik yang sesuai dengan kondisi desa. Ke depan, persoalan sampah diharapkan tidak lagi menjadi beban, melainkan menjadi peluang pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih tajam dengan gaya khas media investigatif LNNews.com atau versi yang lebih formal.
***
Tags:
Daerah