LNN||SEMARANG – Menyambut momen pengumuman kelulusan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2026, Polres Semarang mengimbau seluruh pelajar untuk merayakan keberhasilan tersebut secara bijak, positif, serta tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku. Untuk menjamin keamanan dan ketertiban, Polres Semarang juga menyiagakan ratusan personelnya di berbagai titik strategis.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menyampaikan imbauan tersebut saat melaksanakan patroli dan sosialisasi di SMP Negeri 3 Pringapus pada Selasa (2/6/2026). Di hadapan para orang tua murid dan dewan komite sekolah, Kapolres menekankan bahwa kelulusan merupakan gerbang menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga harus disyukuri dengan kegiatan yang bermanfaat.
"Kelulusan adalah momen penting. Kami mengajak para siswa untuk mensyukuri pencapaian ini tanpa melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ujar AKBP Ratna.
Ia menambahkan, perayaan kelulusan hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan semangat meraih cita-cita dan menjaga nama baik diri, keluarga, serta almamater. "Buktikan kepada orang tua dan masyarakat bahwa kalian bisa lebih baik. Buat bangga orang tua, karena doa mereka berperan besar dalam kesuksesan adik-adik sekalian," tambahnya.
Larangan Konvoi dan Vandalisme
Polres Semarang secara tegas mengingatkan para siswa agar tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya. Aksi tersebut dinilai berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Selain itu, penggunaan kendaraan dengan knalpot brong atau modifikasi yang tidak sesuai spesifikasi teknis juga dilarang keras.
Tak hanya itu, aksi corat-coret pada seragam sekolah maupun fasilitas umum juga diminta untuk dihindari karena merusak lingkungan dan mengurangi makna positif dari perayaan kelulusan. Kapolres juga mengimbau siswa untuk menjauhi minuman keras, narkoba, serta pergaulan bebas yang dapat merugikan masa depan mereka.
"Masa muda jangan sampai tercoreng karena berurusan dengan hukum, terutama peradilan anak. Tugas utama kalian saat ini adalah belajar," tegas AKBP Ratna.
Siagakan 157 Personel
Guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Polres Semarang telah menyiagakan sebanyak 157 personel yang berasal dari tingkat Polres maupun Polsek jajaran. Personel tersebut ditempatkan di lokasi sekolah, jalur protokol, pusat keramaian, serta wilayah-wilayah yang rawan terjadi konvoi atau aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.
Patroli intensif akan terus dilakukan selama masa pengumuman kelulusan berlangsung untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran.
Peran Orang Tua
Di akhir sambutannya, Kapolres juga memberikan imbauan khusus kepada para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan putra-putrinya. Orang tua diminta memastikan anak-anak mereka berada di rumah saat jam malam dan tidak berkeliaran bersama teman-teman di waktu yang tidak seharusnya.
Sebagai alternatif kegiatan yang lebih positif, Polres Semarang mengajak para siswa untuk mengisi momen kelulusan dengan berkumpul bersama keluarga, mempererat silaturahmi, serta menyusun langkah-langkah dan cita-cita untuk masa depan. Dengan demikian, generasi pelajar yang berprestasi, tertib, dan bertanggung jawab dapat terus terwujud.(Purnomo)
Tags:
Polri