Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Sambut HUT Jakarta ke-499 dan Ultah Gubernur Pramono Anung, APKLI-P Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim




LNN||JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-499 pada 22 Juni 2026 serta ulang tahun ke-63 Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ir. H. Pramono Anung Wibowo, MM., Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P) menggelar acara syukur sederhana bertajuk “Gembira Ria Kongkow Bareng PKL UMKM”.

Acara yang berlangsung di Lapangan Futsal Papanggo, Jakarta Utara, pada Kamis (11/6/2026) ini dihadiri oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta, HM Matsani, perwakilan Dinas PPKUKM DKI Jakarta, jajaran DPD APKLI-P se-DKI, serta Ketua LMK Papanggo.

Kegiatan dikemas dengan suasana kekeluargaan ala kaki lima. Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama, pemotongan tumpeng Nusantara oleh Pak Rohimin, seorang pedagang gerobak mie ayam, hingga dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., memimpin langsung ucapan selamat dan doa bagi Gubernur Pramono Anung Wibowo selaku Dewan Kehormatan APKLI-P.

Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta, HM Matsani, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku ekonomi rakyat. Ia menilai APKLI-P memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan ekonomi Jakarta di tengah tantangan geo-ekonomi global yang semakin memburuk.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Harus menjalin sinergi dan kolaborasi dengan semua kekuatan ekonomi. Saya meyakini APKLI-P yang mewadahi PKL–UMKM menjadi pioner dan garda terdepan. Yang penting, para pedagang serta pelaku usaha rakyat kecil (UMKM) mentaati peraturan, dan punya spirit yang kuat untuk maju dan naik kelas,” tegas Matsani.

Ia juga menanyakan kesiapan anggota APKLI-P untuk membantu Gubernur Pramono Anung Wibowo menjaga Jakarta, yang dijawab serentak dengan semangat oleh para hadirin.


Sementara itu, perwakilan Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Andri, mengimbau para PKL dan UMKM untuk meningkatkan daya kreasi dan inovasi usaha. Hal-hal mendasar seperti kemasan, merek produk, serta strategi pemasaran digital dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing dan omzet.

Dinas PPKUKM DKI Jakarta menawarkan berbagai program dukungan, termasuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal gratis, pelatihan soft skill, pengurusan merek, serta fasilitasi bazar UMKM. Andri juga menyarankan agar APKLI-P bersinergi dengan program Jakpreneur di 44 kecamatan se-DKI Jakarta.

Terkait permodalan, Andri mengingatkan para pelaku usaha untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau permodalan resmi melalui Bank Jakarta, serta menghindari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, menegaskan dukungan penuh terhadap arahan Gubernur Pramono Anung Wibowo yang mengutamakan pendampingan dan pemberdayaan, bukan penggusuran.

“Hanya satu pinta Gubernur DKI Jakarta kepada PKL UMKM: harus tertib, rapi, bersih, nyaman, naik kelas, dan menjadi bagian dari Jakarta naik kelas sebagai Kota Global,” ujar Ali.

Menanggapi isu Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar, Ali mengusulkan kebijakan "jalan tengah" atau solusi win-win. Menurutnya, PKL tidak boleh digusur begitu saja, melainkan direlokasi ke tempat-tempat strategis yang menjamin adanya pembeli.

"Lokasi relokasi bisa berupa pasar rakyat yang dikelola Perumda Pasar Jaya, sektor swasta, kawasan wisata, pusat perbelanjaan, area perkantoran, sekitar fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta simpul transportasi," jelasnya.

Ali menambahkan bahwa langkah mendasar yang diperlukan adalah revitalisasi basis data 1,1 juta PKL UMKM di Jakarta, diikuti dengan pendampingan, pembinaan, penataan, dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Ia menyatakan keyakinan bahwa Gubernur Pramono Anung Wibowo konsisten berpihak pada PKL UMKM, sebagaimana tercermin dalam proses penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tertib Retail (KTR).


Puncak acara ditandai dengan pembacaan doa dan ucapan selamat ulang tahun ke-63 bagi Gubernur Pramono Anung Wibowo. Ketua DPW APKLI-P DKI Jakarta, Hadi Setiono, menyatakan komitmen organisasi untuk mendukung kesuksesan kepemimpinan Gubernur dalam mewujudkan kesejahteraan warga Jakarta secara berkeadilan.

“Bagi kami, tidak ada kata lain kecuali mendukung penuh Gubernur Pramono Anung Wibowo sukses memimpin Jakarta, sukses mewujudkan kesejahteraan warga Jakarta secara berkeadilan, dan sukses hantarkan Jakarta naik kelas sebagai Kota Global. Hal tersebut mensyaratkan keberadaan PKL UMKM yang unggul,” tutup Hadi.

Acara ditutup dengan harapan agar kepemimpinan Gubernur Pramono Anung Wibowo dapat menjadi teladan bagi kepala daerah lain di seluruh Indonesia, dengan semangat "Dari Jakarta untuk Indonesia".
(SEKJEN,AWPI: NAJIB)
Lebih baru Lebih lama