BOJONEGORO ||LNNews – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), resmi meluncurkan program Kedewan Geopark Trip atau yang dikenal dengan sebutan KaGeT. Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mengembangkan wisata berbasis geopark serta menggali potensi lokal di Kecamatan Kedewan.
Sebagai rangkaian kegiatan peluncuran, Disbudpar Bojonegoro menggelar aksi penanaman pohon dan penghijauan di sekitar area wisata serta sepanjang jalur menuju lokasi Geopark. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman bagi para wisatawan, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap kelestarian alam.
Acara tersebut melibatkan kolaborasi multipihak, termasuk Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IKIP Bojonegoro, jajaran Kecamatan Kedewan, perangkat desa se-Kecamatan Kedewan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola destinasi, pelaku usaha wisata, hingga tokoh masyarakat setempat.
Kepala Disbudpar Bojonegoro menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret untuk memastikan kenyamanan peserta, memperkuat koordinasi antar-titik destinasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan wisata. Selain itu, acara ini juga berfungsi sebagai evaluasi terhadap potensi-potensi baru yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik unggulan kawasan Geopark Bojonegoro.
Salah satu peserta launching, dr. Sofan S., CH., CHt., CIHH., menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi wisata ini. Ia berharap KaGeT dapat menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda, di mana pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai kekayaan geologi, budaya lokal, serta potensi desa wisata di Kecamatan Kedewan.
“Melalui KaGeT, semoga ke depan bisa menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda, di mana peserta tidak hanya menikmati perjalanan tetapi juga mengenal kekayaan geopark, budaya lokal, serta potensi desa-desa wisata,” ujarnya.
Program paket wisata KaGeT diharapkan menjadi ikon wisata edukatif dan petualangan yang mampu menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan adanya program ini, Pemkab Bojonegoro optimis dapat memperkuat promosi Geopark Bojonegoro di tingkat regional maupun nasional.
Peluncuran KaGeT dipandang sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Bojonegoro, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.(Red)
Tags:
Daerah