Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Dibulan Mulia Ustadz As’ad Suguhkan Keutamaan 10 Hari Pertama Zulhijjah di Masjid Albirru Pertiwi


BOJONEGORO // LNN– Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Albirru Pertiwi pada Minggu pagi (24/5/2026). Sekitar 300 jamaah, terdiri dari kaum putra dan putri, hadir mengikuti kegiatan Tauziyah atau pengajian rutin yang digelar mulai pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Kegiatan yang berjalan tertib dan lancar ini menjadi momen "tombo ati" (penawar rindu/penyejuk hati) bagi para jamaah di awal pekan.

Pengajian kali ini menghadirkan penceramah kondang, Al-Ustadz As’ad dari Sedan, Rembang. Dalam tausiyahnya, Ustadz As’ad menekankan pentingnya memanfaatkan momentum bulan Zulhijjah, yang dalam tradisi masyarakat Jawa sering disebut sebagai "Wulan Besar".Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Zulhijjah

Ustadz As’ad menjelaskan bahwa tanggal 1 hingga 10 Zulhijjah merupakan hari-hari yang memiliki keutamaan luar biasa. Ia mengimbau jamaah untuk memperbanyak amal ibadah di rentang waktu tersebut. Secara khusus, ia menyoroti anjuran melaksanakan puasa sunnah pada dua hari penting menjelang Idul Adha, yaitu;
 Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Zulhijjah.
Puasa Arofah pada tanggal 9 Zhulhijjah

Selain itu, Ustadz As’ad juga mengingatkan jamaah tentang lima malam yang memiliki keistimewaan khusus dalam kalender Islam, yakni Malam Tarwiyah, Malam Arafah, Malam Idul Adha, Malam Idul Fitri, dan Malam Nisfu Syakban.

Dengan gaya penyampaian yang khas dan menyentuh hati, Ustadz As’ad menyelipkan nasihat kehidupan melalui kata-kata majemuk dan perumpamaan yang puitis. Ia mengajak jamaah merenungkan arah mata angin sebagai simbol perjalanan hidup manusia. (Moch Ali)
Lebih baru Lebih lama