Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Sentuhan Kasih di Balik Terik Bojonegoro Kisah Ainur Riza dan Kepedulian Kapolres



BOJONEGORO ||LNN– Di balik dinding sederhana sebuah rumah di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, tersimpan semangat yang tak kunjung padam. Ainur Riza (17), seorang remaja penyandang disabilitas, tidak pernah membiarkan keterbatasan fisik membelenggu impiannya. Perjuangan hidupnya yang luar biasa ini akhirnya mengetuk pintu hati Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi.

   Didampingi Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Bojonegoro, Ny. Dita Afrian, Kapolres mengunjungi kediaman Ainur pada Kamis (16/4/2026). Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom yang memiliki empati tinggi terhadap masyarakat.

Bantuan Kecil, Harapan Besar.

    Dalam suasana penuh kehangatan, AKBP Afrian menyerahkan bingkisan serta tali asih sebagai bentuk dukungan moral bagi Ainur dan ibundanya, Siti Alimah. Kapolres menegaskan bahwa anak-anak dengan keterbatasan fisik adalah sosok istimewa yang memiliki hak yang sama untuk sukses.    

   Kami hadir untuk memberikan motivasi. Kami ingin Ainur tahu bahwa ia tidak sendirian. Semangatnya untuk tetap bersekolah harus terus kita dukung bersama," ujar AKBP Afrian.

Meneladani Pesan Presiden Prabowo Subianto

  Kegiatan sosial ini, menurut Afrian, terinspirasi langsung oleh pesan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang selalu menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama tanpa memandang skala bantuan tersebut.

  Kalau tidak bisa membantu banyak orang, bantulah beberapa orang. Kalau tidak bisa membantu beberapa orang, bantulah satu orang,ucap Kapolres mengutip pesan Presiden.

   Ia juga menambahkan bahwa nilai ini selaras dengan prinsip agama, di mana manusia terbaik adalah mereka yang memberikan manfaat bagi orang lain.

Mengenal Sosok Ainur Riza.

    Ainur Riza bukanlah remaja biasa. Siswa kelas X SLB Negeri Sumbang Bojonegoro ini merupakan yatim setelah ditinggal sang ayah, almarhum Muslih. Di tengah kesibukan sekolahnya, Ainur menunjukkan bakti yang luar biasa kepada ibunya.

Pekerja Keras: Sepulang sekolah, ia rutin membantu membersihkan gagang tembakau di gudang belakang rumahnya.

   Ia aktif mengerjakan pekerjaan rumah tangga demi meringankan beban Siti Alimah yang berjuang sendirian menghidupi keluarga.

  Melalui bantuan ini, diharapkan beban ekonomi keluarga sedikit teringan, dan yang paling utama, api semangat di hati Ainur untuk terus menuntut ilmu tetap menyala terang. Kehadiran Polri dan Bhayangkari di tengah keluarga Ainur menjadi bukti bahwa kemanusiaan adalah jembatan terkuat untuk mempererat hubungan antara aparat dan rakyat.

Red(LNN)

Lebih baru Lebih lama