🔴 Breaking News: Selamat datang di LintangNusantara.com | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    PT. Reussie Engginering Consultant, Banyak Pengawasan Proyek Hasil Jelek Namun Tahun Ini Masih Juarai Lelang


    BOJONEGORO || ZLNN.COM – Praktik pengawasan proyek di sejumlah kegiatan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro kini menjadi sorotan. Muncul dugaan adanya sikap pilih kasih dalam proses pengawasan, yang dinilai berpotensi merusak prinsip keadilan dan transparansi.

    Beberapa pihak menilai, pemenang Lelang Dalam pengawasan tidak dilakukan secara objektif, Padahal Banyak Consultan Pengawas lokal Di Bojonegoro yang lebih Berkompeten, namun Mengapa Pemenang Lelang Tahun Ini Di Bojonegoro Hanya Di Kuasai Oleh Beberapa Consultan Pengawas Saja.

    Seperti Halnya PT. Reussie Engginering  Consultant, Jelas Sudah pernah Melakukan Cacat Pengawasan Di dalam Proyek Pembangunan Tahun lalu, seperti pengawasan Dalam Pembangunan Jembatan Di Wilayah Desa Kacangan Kecamatan Malo, yang syarat Akan Penyimpangan Mulai Dari Masa Kerja yang terlambat dan Mutu Pekerjaan Yang di nilai juga Tidak sesuai RAB dan Beberapa Pekerjaan Lain Yang Di awasi Oleh PT. Reussie Engginering  Consultant banyak Yang Hasilnya Tidak sesuai Harapan.

    Namun Mengapa Dengan Hasil Kinerja Pengawasan Yang Buruk, PT. Reussie Engginering  Consultant Masih saja Mendapatkan Pekerjaan Dan Lolos Dalam Lelang Pengawasan...?, apakah Hal Ini Ada indikasi Persekongkolan dari Pihak Dinas terkait, Dalam Penataan Lelang ini.

    Padahal Sudah sangat jelas dalam Aturan Sebuah Pengawasan, Jika Konsultan pengawas yang tidak kompeten atau lalai memang tidak layak untuk dipekerjakan kembali karena perannya sangat krusial dalam sebuah proyek konstruksi.

    Berdasarkan praktik terbaik dan standar industri konstruksi, alasan mengapa konsultan pengawas yang "jelek" atau tidak profesional harus diputus kontraknya dan tidak digunakan lagi.

    Konsultan pengawas harusnya bertugas memastikan kontraktor bekerja sesuai spesifikasi teknis namun Jika mereka lalai, risiko penyimpangan mutu (kualitas bahan/pekerjaan buruk) sangat tinggi, selain itu juga sebagai seorang Konsultan pengawas yang buruk sering mengabaikan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja serius atau bahkan korban jiwa.

    Dalam Kejadian Kejadian Diatas seringkali Consultan Pengawas Proyek di Bojonegoro hanya Memikirkan Perusahaannya, dan tidak Menjalankan Tupoksinya dengan Baik, buktinya Banyak Konsultan Pengawas di Bojonegoro Proyek yang di awasi seringkali hasil Pekerjaan Mutu Jelek dan Tidak sesuai Rab.

    Harus nya dengan Melihat Peristiwa Kegiatan Proyek Proyek Yang ada Di Bojonegoro Tahun Lalu, Dinas Terkait Harus Benar benar Mengevaluasi Kinerja Para Consultan Pengawas, agar dalam Hal Proses Lelang Pengawasan Proyek Bisa Mendapatkan Consultan Pengawas Yang Benar Benar Berkompeten Dalam Hal Pengawasan Pekerjaan Tahun Ini.

    RED
    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال