DANDER – Pemerintah Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander, kembali menyelenggarakan tradisi tahunan Sedekah Bumi sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi dan kearifan lokal yang tetap terjaga. Kegiatan khidmat ini dipusatkan di lokasi sakral, Astana Mbah Dali, pada Rabu (15/04).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Jatiblimbing, Bapak Tedy Fery Andrean, SE.,bersama jajaran Muspika Kecamatan Dander. Turut hadir pula seluruh perangkat desa, anggota Linmas, tokoh agama, serta ratusan masyarakat setempat yang antusias membawa berkat atau gunungan hasil bumi.
Wujud Syukur dan Kebersamaan
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jatiblimbing, Tedy Fery Andrean, menyampaikan bahwa sedekah bumi bukan sekadar ritual rutin, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menjaga warisan leluhur.
Kegiatan ini adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas segala berkah yang diberikan kepada desa kita. Melalui momen di Astana Mbah Dali ini, kita berharap seluruh warga Jatiblimbing diberikan keselamatan dan kesejahteraan, ujar Tedy.
Suasana kebersamaan sangat terasa saat masyarakat duduk bersila bersama jajaran Muspika dan perangkat desa. Acara diawali dengan doa bersama dan tahlil guna menghormati jasa para leluhur desa, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah.
Keterlibatan aktif Linmas dan pemuda setempat memastikan acara berjalan dengan tertib dan aman. Tradisi ini membuktikan bahwa di tengah arus modernisasi, masyarakat Desa Jatiblimbing tetap teguh memegang nilai-nilai gotong royong dan penghormatan terhadap sejarah desa.
Kontributor: haji Ali Desa Jatiblimbing
Editor red (LNN)