Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Cegah Bahaya Sejak Dini, Keseruan Siswa PAUD Flamboyan Belajar Jadi "Petugas Damkar" di Taman Rajekwesi


BOJONEGORO || LNNEWS– Keceriaan terpancar dari wajah para siswa Pos PAUD PKK Flamboyan, Kelurahan Kadipaten, saat mereka berkesempatan mengenal lebih dekat dunia penyelamatan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bojonegoro menggelar edukasi interaktif yang bertempat di Taman Rajekwesi, Rabu (29/4/2026).
Edukasi Interaktif untuk Generasi Tangguh
Sebanyak 10 siswa, didampingi guru dan orang tua, mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya. Tidak hanya sekadar teori, petugas Damkar menyajikan materi dengan cara yang menyenangkan agar mudah dipahami anak usia dini.
Beberapa poin utama yang dipelajari meliputi.
Mengenal Profesi Tugas pokok dan fungsi petugas pemadam kebakaran (bukan sekadar memadamkan api, tapi juga penyelamatan).
Waspada Bbahaya mengenali potensi penyebab kebakaran di rumah dan lingkungan sekitar.
Langkah Darurat: Apa yang harus dilakukan pertama kali jika melihat api atau situasi darurat.
Simulasi dan Pengenalan Armada
Antusiasme memuncak saat petugas memamerkan peralatan operasional dan armada truk pemadam kebakaran. Puncak acara ditutup dengan simulasi penyemprotan air, di mana para siswa diajak merasakan langsung pengalaman menggunakan selang pemadam untuk menjinakkan "si jago merah".
Mendukung UMKM Lokal
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian, dan Pemberdayaan Masyarakat, M. Imam Affan, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Taman Rajekwesi memiliki tujuan strategis.
"Kegiatan sosialisasi untuk anak usia dini kini kami arahkan ke Taman Rajekwesi. Selain tempatnya yang luas dan representatif untuk simulasi, kami juga ingin membantu menggerakkan roda ekonomi UMKM yang ada di sekitar taman," ungkapnya.
Kegiatan rutin mingguan ini diharapkan mampu menanamkan budaya sadar bencana sejak dini, sehingga anak-anak dan orang tua lebih sigap dan tenang dalam menghadapi situasi darurat di masa depan.(red)
Lebih baru Lebih lama