Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Bukan Sekadar Kemah, Pramuka Bojonegoro Kini Jadi ‘Mesin’ Pembangunan Daerah



BOJONEGORO – Citra Pramuka yang identik dengan aktivitas berkemah dan baris-berbaris kini tengah bertransformasi besar-besaran. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendorong Gerakan Pramuka untuk naik kelas menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan daerah dan menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.

   Dalam arahan terbarunya, Wakil Bupati Bojonegoro menegaskan bahwa Pramuka memiliki struktur organisasi yang solid hingga ke tingkat desa, menjadikannya kekuatan akar rumput yang tak tertandingi.

Wabup menekankan bahwa tantangan zaman menuntut anggota Pramuka untuk tidak hanya cakap dalam teori kepanduan, tetapi juga tanggap terhadap isu-isu krusial di Bojonegoro. Ada tiga sektor utama yang dibidik untuk diperankan oleh Pramuka yaitu

      Pemberdayaan Ekonomi Lokal,   Mendorong anggota Pramuka menjadi pionir wirausaha muda (sociopreneur) yang mampu mengangkat potensi produk unggulan desa.

    Mitigasi Bencana & Lingkungan, Menjadi garda terdepan dalam edukasi perubahan iklim serta aksi tanggap darurat bencana yang sering melanda wilayah bantaran sungai.

   Penguatan Karakter Digital, Menangkal     arus hoaks dan dampak negatif media sosial di kalangan generasi Z melalui pendidikan moral yang humanis.

   Pramuka bukan lagi organisasi pendukung di pinggiran. Kalian adalah mitra strategis. Setiap tetes keringat dalam bakti sosial harus menjadi bagian dari batu bata pembangunan     Bojonegoro yang lebih maju, ujar    Wabup dalam keterangannya.

     Infrastruktur Organisasi sebagai Modal Utama.Pemerintah Kabupaten meyakini bahwa kemandirian Pramuka adalah kunci. Dengan dukungan manajerial yang baik, Kwartir Cabang (Kwarcab) Bojonegoro diharapkan mampu mengelola program-program yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

    Optimalisasi peran ini juga mencakup sinergi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kedepannya, program-program seperti penanganan stunting hingga literasi digital akan melibatkan peran aktif kader-kader Pramuka sebagai agen penggerak.

    Menuju Bojonegoro yang Inklusif

Langkah strategis ini bukan sekadar wacana. Dengan semangat Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan, Pramuka Bojonegoro diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi modern yang inklusif, relevan dengan kebutuhan zaman, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

Pesan kuatnya jelas buat Pramuka hari ini adalah wajah masa depan Bojonegoro.


Lebih baru Lebih lama