Tuban, Jawa Timur — Proyek revitalisasi Pasar Baru Tuban menuai sorotan tajam. Sejumlah pihak menilai progres pembangunan terkesan janggal dan lambat, bahkan memunculkan dugaan adanya ketidakwajaran dalam pengelolaan anggaran.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa hingga saat ini, pembangunan belum menunjukkan perkembangan signifikan. Struktur bangunan memang sudah berdiri di beberapa bagian, namun banyak area yang terlihat belum tersentuh pekerjaan lanjutan. Kondisi ini memicu kekecewaan, terutama dari para pedagang yang menunggu kepastian relokasi dan operasional pasar.
Sejumlah warga menyebut progres proyek seperti “jalan di tempat”.
Mereka menilai pekerjaan yang seharusnya sudah memasuki tahap penyelesaian justru masih berkutat pada pekerjaan dasar. Hal ini memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat, bahkan tak sedikit yang menduga adanya praktik yang tidak transparan dalam penggunaan anggaran.
“Kalau lihat kondisi sekarang, seperti tidak sebanding dengan waktu dan anggaran yang sudah berjalan.
Kesan yang muncul ya seperti ada permainan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, minimnya informasi resmi terkait capaian progres dan rincian penggunaan anggaran semakin memperkuat kecurigaan publik. Transparansi dinilai menjadi kunci penting untuk meredam spekulasi yang berkembang.
Para pengamat lokal mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat. Audit independen juga dinilai perlu dilakukan guna memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan dan bebas dari penyimpangan.
Revitalisasi Pasar Baru Tuban sejatinya diharapkan menjadi solusi peningkatan ekonomi daerah. Namun jika persoalan progres dan dugaan ketidakwajaran anggaran tidak segera ditangani, proyek ini justru berpotensi menjadi polemik berkepanjangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tudingan tersebut. Masyarakat kini menunggu langkah konkret pemerintah untuk memastikan proyek berjalan transparan dan akuntabel.
Redaksi:LN