LINTANG NUSANTARA NEWS

Obor Menyala DiAkhir Malam Ramadan dan Denting Oklik, Harmoni Tradisi yang Menghidupkan Malam Penuh Makna.


Bojonegoro, Lintang Nusantara News – Suasana malam Ramadan di Bojonegoro kembali hidup dengan nuansa tradisi yang sarat makna. Nyala obor yang berderet di sepanjang jalan berpadu dengan denting musik oklik, menghadirkan harmoni budaya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menggugah rasa kebersamaan masyarakat.

Tradisi oklik sendiri merupakan kesenian khas Bojonegoro yang menggunakan alat musik sederhana dari bambu. Irama khas “klik-klok” yang dihasilkan dimainkan secara berkelompok, menciptakan suasana semarak yang identik dengan bulan suci Ramadan.
 
Baghumas.bojonegorokab.go.id + 1
Di tengah temaram cahaya obor, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan ini.
 Anak-anak, pemuda, hingga orang tua larut dalam suasana kebersamaan yang hangat. Denting oklik bukan sekadar hiburan, melainkan simbol kekompakan dan warisan budaya yang terus dijaga lintas generasi.

Lebih dari itu, tradisi ini juga menjadi sarana membangunkan sahur sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga. Ramadan di Bojonegoro memang tidak bisa dilepaskan dari keberadaan oklik yang selalu hadir memeriahkan malam-malam penuh berkah. 

Nyala obor yang menerangi jalan seolah menjadi simbol cahaya keimanan, sementara irama oklik menjadi denyut kehidupan sosial masyarakat. Keduanya berpadu menciptakan suasana religius sekaligus kultural yang khas dan sulit ditemukan di daerah lain.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa di tengah arus modernisasi, masyarakat Bojonegoro tetap menjaga dan melestarikan tradisi lokal sebagai identitas daerah. Bahkan, berbagai kegiatan seperti parade dan festival oklik terus digelar untuk memastikan budaya ini tetap hidup dan dikenal generasi muda.

Ramadan pun tak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ruang untuk merawat kebersamaan, budaya, dan kearifan lokal. 

Nyala obor dan denting oklik menjadi saksi bahwa tradisi dan spiritualitas dapat berjalan beriringan, menciptakan kehangatan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat.

REDAKSI:LNN

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama