Tuban – Peristiwa memilukan terjadi di kawasan wisata Pantai Semilir, Kabupaten Tuban, Minggu (29/3/2026). Seorang anak berusia 6 tahun asal Bojonegoro menjadi korban tabrak kereta kuda (andong) saat berada di lokasi bersama keluarganya.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB, ketika andong yang melintas diduga tidak terkendali dan menabrak korban. Akibatnya, anak tersebut mengalami luka memar pada bagian tangan dan kaki, dan langsung mendapat pertolongan dari warga sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Insiden ini diduga terjadi karena kelalaian, baik dari pengendali andong maupun kurangnya sistem pengamanan di area wisata. Di lokasi disebutkan tidak terdapat jalur khusus, pembatas pengunjung, maupun pengawasan yang memadai, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Kasus ini bahkan berpotensi masuk ranah hukum jika terbukti adanya unsur kelalaian yang menyebabkan korban luka, termasuk tanggung jawab dari pihak pengelola wisata.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di tempat umum atau lokasi wisata yang ramai dan memiliki potensi bahaya. Anak-anak cenderung aktif dan belum memahami risiko di sekitarnya, sehingga peran orang tua sangat krusial untuk memastikan keselamatan mereka.
Selain itu, pengelola tempat wisata juga diharapkan lebih serius dalam menyediakan standar keamanan, seperti jalur khusus wahana, pembatas area, serta petugas pengawas demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Red/LNN