JAKARTA | Lintang Nusantara News – Sorotan terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) semakin menguat. Ketua Umum APKLI PERJUANGAN, Dr. Ali Mahsun ATMO, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan perombakan total tata kelola KDKMP, termasuk mencopot Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (5/7/2026), Ali Mahsun menyatakan dugaan penyimpangan dalam program unggulan pemerintah tersebut telah menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap program yang digagas untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
Ia mengaku prihatin apabila dugaan penyimpangan tersebut justru menghambat tujuan utama KDKMP sebagai penggerak ekonomi desa, petani, nelayan, pelaku industri rumahan, serta UMKM di seluruh Indonesia.
Selain meminta evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program, Ali Mahsun juga mendesak aparat penegak hukum, baik Kejaksaan Agung, KPK maupun Polri, untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan guna memastikan ada atau tidaknya tindak pidana korupsi maupun penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, seluruh pihak yang terlibat harus diproses secara adil tanpa pandang bulu, sesuai komitmen Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi.
Ali Mahsun juga menyinggung pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyebut potensi penyelewengan dalam pelaksanaan KDKMP harus dikendalikan dan pelakunya dihukum. Pernyataan tersebut, menurutnya, menjadi alasan kuat agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret.
Lebih lanjut, ia meminta Presiden Prabowo mengevaluasi posisi Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara yang disebut sebagai penanggung jawab pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 mengenai percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan KDKMP.
Ali Mahsun menegaskan, langkah tegas diperlukan agar program strategis nasional tersebut tetap berjalan sesuai tujuan awal, yakni memperkuat ekonomi rakyat dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari PT Agrinas Pangan Nusantara maupun pihak pemerintah terkait desakan tersebut. Lintang Nusantara News akan terus mengupayakan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang. :::**
Apabila diterbitkan, sebaiknya judul ini diperlakukan sebagai pemberitaan atas desakan dari narasumber, bukan sebagai pernyataan fakta bahwa telah terjadi korupsi, karena dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian hukum.
Sumber: Najib
Tags:
Nasional