LNN | BOJONEGORO – Komitmen warga dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali membuahkan hasil positif. Kali ini, giliran warga Rukun Tetangga (RT) 13/Rukun Warga (RW) 04 Desa Sumbang, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, yang mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro atas keberhasilan mereka dalam mengelola lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.
Kepedulian tinggi terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan ditunjukkan melalui berbagai program nyata yang dilaksanakan secara gotong royong. Inisiatif ini dipimpin langsung oleh Ketua RT 13, Dra. Wahyuniati, M.Pd., yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif.
Salah satu terobosan utama yang diterapkan adalah penyediaan tempat sampah terpilah di setiap rumah tangga. Langkah ini dinilai efektif memudahkan proses pengelolaan sampah rumah tangga sejak dari sumbernya. Tak hanya itu, warga juga diinstruksikan untuk memanfaatkan tas kompos yang telah dibagikan dengan menempatkannya di depan masing-masing rumah sebagai bagian dari sistem pengolahan sampah organik berbasis lingkungan.
“Kami berharap seluruh warga dapat terus menjaga kebersihan lingkungan, menyediakan tempat sampah terpilah, dan memanfaatkan tas kompos yang telah dibagikan. Dengan kebersamaan, lingkungan yang sehat dan nyaman dapat terwujud,” ujar Wahyuniati, saat dikonfirmasi di lokasi, Rabu (25/6/2026).
Untuk mendukung kelancaran program serta persiapan penilaian lingkungan, warga juga diimbau untuk sementara tidak menjemur pakaian di area depan rumah selama kegiatan kebersihan berlangsung. Di sisi lain, kader Bank Sampah RT 13/RW 04 juga diminta untuk melengkapi administrasi dan data pendukung sebagai bukti konkret dari manajemen persampahan yang telah berjalan baik.
Upaya kolektif warga RT 13 ini akhirnya menarik perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro. Kepala Dinas DLH, Luluk, hadir langsung untuk memberikan penghargaan atas kekompakan masyarakat setempat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga RT 13/RW 04 Desa Sumbang. Kegiatan ini menjadi contoh positif dalam pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat dan diharapkan dapat menginspirasi wilayah lainnya,” ungkap Luluk.
Dengan dukungan penuh dari seluruh warga, program kebersihan dan pengelolaan sampah di RT 13/RW 04 Desa Sumbang ditargetkan tidak hanya menciptakan lingkungan yang asri dan sehat, tetapi juga menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Bojonegoro dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan. (Najib)
Tags:
Daerah