Breaking News
NavoraNews.com - Media Informasi Digital Terpercaya | Cepat, Akurat, Berimbang | Update berita nasional, internasional, ekonomi, hukum, TNI dan Polri setiap hari

Indonesia Capai Swasembada Pangan, Impor BBM Segera Dihentikan



GORONTALO//LNN – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam posisi kuat di tengah tekanan dan ketidakpastian global. Kunci stabilitas tersebut, menurutnya, terletak pada keberhasilan nasional mencapai swasembada pangan, khususnya untuk komoditas beras dan jagung.

Hal ini disampaikan Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leota Selatan di Gorontalo. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan telah menjadi perisai bagi Indonesia dari kepanikan yang melanda banyak negara lain.

“Kita berada dalam keadaan kuat, banyak negara panik, kita tidak panik, kita sudah swasembada pangan,” ujar Prabowo, seperti dilansir Tajuk Online, Sabtu (10/5/2026).

Tak hanya fokus pada sektor pangan, Presiden juga menyoroti langkah strategis Indonesia menuju swasembada energi. Prabowo menyatakan optimisme bahwa ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) akan segera berakhir.

“Dan sebentar lagi kita swasembada BBM, kita tidak akan impor BBM lagi saudara-saudara,” tegasnya.

Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan sumber daya alam. Namun, kekayaan tersebut harus dikelola dengan integritas dan keahlian agar tidak dieksploitasi oleh pihak asing.

“Kita bangsa yang kaya, tapi yang penting sekarang kekayaan harus bisa kita kuasai, harus bisa kita kelola dengan baik. Kalau kita malas, kalau pemimpin-pemimpinnya tidak jujur atau seenaknya, maka kekayaan kita akan diambil oleh bangsa-bangsa lain,” katanya.

Perhatian Khusus untuk Nelayan dan Petani

Dalam kunjungannya, Prabowo juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko besar demi menopang ketahanan pangan nasional. Ia mengakui bahwa selama ini, nasib nelayan dan petani sering kali terabaikan oleh elit politik di pusat.

“Para nelayan sering dilupakan orang-orang pintar di Jakarta, tidak peduli dengan nasibnya. Sekarang berubah, pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Komitmen tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menempatkan kesejahteraan produsen pangan lokal sebagai prioritas utama dalam membangun kemandirian ekonomi bangsa.

(Redaksi)

Lebih baru Lebih lama

Popular Items